Masalah jantung dan otak Penderita Diabetes

Masalah jantung dan otak Penderita Diabetes - www.biosprayid.com

Masalah jantung dan otak Penderita Diabetes

Masalah jantung dan otak penderita diabetes. Selain gagal ginjal, komplikasi yang paling ditakuti oleh penderita diabetes  serangan jantung dan stroke. Komplikasi jantung disebabkan oleh aterosklerosis dan penyempitan pada pembuluh darah besar yang menyuplai darah ke jantung (arteria koronaria) atau yang dalam istilah medis dikenal dengan nama penyakit jantung koroner. Pembuluh darah yang sempit memudahkan terjadinya penggumpalan darah yang akan menyumbat aliran darah sehingga pasokan ke suatu daerah di jantung akan terhenti dan matilah bagian jantung itu. Inilah yang disebut dengan infark miokard atau serangan jantung. Gejalanya berupa nyeri tiba-tiba di sebelah dada kiri yang bisa menjalar pada lengan kiri sampai kelingking dan terus menerus.

Baca juga  Tips Saat Berolahraga Bagi Penderita Diabetes

Jika penyumbatan ini terjadi pada pembuluh darah otak, maka yang akan muncul adalah stroke. Pada stroke, kelumpuhan terjadi secara tiba-tiba dan biasanya terjadi pada sebelah bagian badan. Kadang-kadang disertai penurunan kesadaran.

Penyempitan pembuluh darah ke jantung dan ke otak adalah penebalan dinding pembuluh tersebut. Faktor-faktor yang dapat memperburuk penebalan dinding pembuluh darah adalah kegemukan, hipertensi, dislipidemi, kebiasaan merokok, dan stress.

Masalah jantung dan otak Penderita Diabetes - www.biosprayid.com

Pernahkah Anda memiliki teman atau saudara yang sakit diabetes namun meninggal karena muncul komplikasi lain? Ya, diabetes memang merupakan penyakit yang bisa menimbulkan komplikasi lain, bahkan komplikasi mematikan.

Baca juga  Komplikasi ginjal Penderita Diabetes

“Yang paling banyak menyebabkan kematian itu adalah penyakit jantung. Karena gula darahnya tidak terkontrol, makannya tidak dijaga, maka gula darahnya tinggi terus dan akhirnya merusak pembuluh darah. Setelah itu terganggu pulalah organ lainnya,” ujar Prof Sidartawan Soegondo, MD, PhD, FACE, Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia).

Sementara itu menurut dr Agastja Wisjnu Wardhana, SpPD, FINASIM, dokter spesialis penyakit dalam RS Polri Kramat Jati, komplikasi yang paling banyak membuat pasien diabetes meninggal yaitu penyakit jantung, gangguan ginjal, stroke, dan infeksi.

Pada jantung, peningkatan kadar gula darah benar-benar dapat merusak pembuluh darah yang mengangkut darah ke dan dari jantung. Pasokan darah yang tidak memadai akan memaksa jantung bekerja terlalu keras, sehingga menyebabkan nyeri dada, sesak napas dan irama jantung yang tidak teratur. Dalam kasus ekstrem, ini dapat menyebabkan komplikasi kardiovaskular seperti stroke dan penyumbatan.

Baca juga  Diabetes pada anak

Bagi ginjal, pembuluh darah yang rusak karena kadar gula darah tinggi akan menyulitkan ginjal untuk mengeluarkan produk sisa dari darah. Dalam kasus ekstrem, limbah ini menyebabkan ginjal gagal. Oleh karena itu, Anda mungkin harus melakukan transplantasi ginjal atau dialisis (cuci darah) untuk mempertahankan hidup.

Itulah informasi tentang masalah jantung dan otak penderita diabetes, semoga bermanfaat untuk Anda.

Silahkan komen disini