Mencegah dan Melawan Kanker

Oleh: dr. Yahya Wardoyo

Mencegah dan Melawan Kanker

Tidak hanya ditujukan bagi mereka yang pernah menjalani kemoterapi dan/atau radiasi untuk kanker. Juga bagi mereka yang secara keturunan membawa bakat kanker (orang tuanya ada yang pernah menderita kanker). Tapi juga bagi kita semua. 

 

Setiap insan dalam tubuhnya selalu ada sel kanker dan potensial menderita kanker aktif. Masalahnya hanyalah: apakah sel kanker itu dormant (tidur) atau ada kecenderungan bermultiplikasi. Jika sel kanker bermultiplikasi dan mencapai jumlah biliun, barulah terdeteksi dalam pemeriksaan lab atau menampakkan gejala kanker yang khas. Sel kanker dapat dicegah multiplikasinya dengan beberapa kiat yang sederhana.  

 

1. Pantang Gula

Nutrisi utama sel kanker adalah gula. Pantang gula mematikan sel kanker. Jangan gunakan pemanis buatan sebab zat kimia pemanis buatan (aspartam) juga memicu kanker. Jika memang harus memakai pemanis, yang aman adalah madu, atau gula yang belum diproses (molases, gula batu, gula kelapa/aren), tapi dalam jumlah terbatas.

 

2. Pantang Susu   

Susu menghasilkan mucus yang adalah media tumbuh sel kanker. Susu juga menimbulkan suasana asam dalam tubuh, yang mempercepat multiplikasi sel kanker. Minumlah susu kedelai saja, tanpa gula. Baca: Misteri Kenapa Wanita di Cina Tidak Terkena Kanker Payudara.

 

3. Pantang Daging Binatang Darat   

Protein daging binatang darat menghasikan suasana asam tubuh yang memicu multiplikasi sel kanker. Makanlah protein ikan air (tawar dan laut). Kecuali itu, dengan pantang daging Anda menghemat enzim pemecah daging; hasilnya, enzim itu akan dipakai untuk membantu menghancurkan sel kanker. Hasil metabolisme daging juga meningkatkan suasana asam tubuh.

 

 4. Menu Lauk Sehat.   

Nasi dari beras tumbuk atau setengah putih, atau nasi dengan suplemen bekatul; lauk 80% sayur hijau tua, 20% protein nabati dari biji-bijian, kacang-kacangan, tahu dan tempe; tambahkan buah-buahan yang disantap di luar waktu makan (jangan dekat waktu makan; buah membutuhkan enzim berbeda daripada nasi, jadi tidak bisa dimakan bareng). Jika mungkin, setiap hari minumlah jus sayuran. Sayuran terbaik untuk dimakan adalah sayuran mentah, termasuk kecambah, sejauh memungkinkan. Jus sayur dan sayur mentah mengandung enzim yang menguatkan sel sehat dan mematikan sel kanker. Baca: Makan Buah Dengan Cara Yang Benar Dapat Menyembuhkan Kanker.

 

5. Banyak Minum Teh Hijau dan Air Masak.   

Teh hijau mengandung antioksidan dalam jumlah besar, yang sifatnya antikanker. Kopi, cokelat dan teh hitam (teh yang difermentasi) juga mengandung antioksidan, tapi ketiganya mengandung kafein; jika Anda meminumnya, untuk setiap cangkirnya Anda harus minum air dalam jumlah yang sama sebab kafein menyebabkan diuresis (banyak kencing). Hindari air destilasi sebab sifatnya asam. Usahakan minum air dalam jumlah cukup (30-35cc per kilo berat badan per 24 jam); kekurangan minum membuat suasana asam.

 

Usahakan jangan minum air dingin (dari kulkas atau es) sehabis makan, sebab membuat pencernaan jadi tak normal dan bisa memicu timbulnya kanker. Air/teh hangat adalah yang paling tepat usai makan, dan usahakan hanya minum maksimal setengah gelas, agar tak mengganggu enzim bekerja.

 

6. Konsumsi suplemen makanan (food supplement).  

Beberapa suplemen makanan membantu pembasmian sel kanker karena efek antioksidannya: misalnya suplemen mineral tertentu, bekatul dan vitamin E; kopi, teh (dengan catatan di nomor 5 di atas).

 

7. Sel kanker menjadi subur dalam suasana asam dan merana dalam suasana alkalis.  

Jadi usahakan tubuh selalu dalam suasana alkalis. Stres menimbulkan suasana asam, jadi berlatihlah mengelola stres: belajar menghindarkan diri dari sikap hidup negatif (marah, dendam, nelangsa, ngoyo, sedih, putus asa) dan belajar sikap hidup positif (pemaaf, damai di hati, hidup penuh syukur, hidup berpengharapan).

 

Berlatih meditasi dengan napas panjang, sehari 2 kali untuk menguatkan kondisi mental mencegah kondisi stres. Meditasi sederhana: tarik napas panjang, pelan, sambil membayangkan oksigen masuk, tahan sejenak membayangkan pertukaran oksigen dengan karbon dioksida, keluarkan napas, pelan, membayangkan karbon dioksida keluar. Dengan demikian, otak terbiasa berpikir “netral” dan mudah mengendalikan emosi. Sayuran hijau tua dan buah membuat suasana alkalis; hendaknya mayoritas makanan terdiri dari sayur dan buah (lihat atas).

 

8. Sel kanker mudah dibasmi jika oksigen banyak. 

Selain melalui meditasi dengan napas panjang sehari 2 kali, lakukan olahraga aerobik seminggu 5 kali, setiap kali 30 menit (joging sampai mencapai denyut nadi 80% dari 220 minus usia).

 

9. Hindari Pemakaian Plastik dan Foam Pada Makanan. 

Pakailah botol dari kaca/beling, jangan botol plastik untuk air minum; pakailah penutup makanan dari kain atau kertas ketimbang tutup plastik sebab plastik dan foam yang terpapar panas maupun dingin akan menghasikan dioksin yang sangat memicu kanker. Jika memanaskan makanan dalam microwave pakai wadah dari beling atau keramik, bukan plastik. Air minum kemasan dalam plastik juga potensial memicu kanker jika terpapar sinar matahari, atau suhu di atas 40 Celsius atau di bawah 8 Celsius.

 

10. Jangan Kuatir Berlebihan. 

Setelah semua upaya ini, jangan sekali-kali Anda mengkhawatirkan bakal terkena kanker; bagi yang pernah terkena kanker, jangan sekali-kali khawatir bakal kambuh. Setiap pikiran yang mengarah kepada “takut kanker” justru akan memicu timbulnya kanker. Hiduplah berserah. Nikmati saja hidup ini, jalani dengan penuh syukur. Bukankah Anda sudah berusaha dengan baik.

 

Mari kita sebar-luaskan informasi penting ini kepada semua sahabat & keluarga yang kita cintai…

 

 

***** disarikan dari John Hopkins Hospital Research, 2009

 

Sumber: buahhaticerdas.com

Silahkan komen disini