Samakah Organik dengan Non-Kimia

Samakah Organik dengan Non-Kimia - www.biosprayid.com

Samakah Organik dengan Non-Kimia

Samakah organik dengan non-kimia. Agak keliru memang menyebutkan bahwa organik itu non-kimia (non-chemical) karena semua benda dan bahan di alam semesta ini, baik itu organik maupun anorganik memiliki rangkaian kimia. Sejatinya, semua benda bahkan susunan kimia, tidak terkecuali, karena pada dasarnya benda di alam ini diberi nama berdasarkan susunan kimia tersebut.

Saya pernah mendengar penuturan seorang dokter yang meragukan kata organik. Dokter tersebut (keliru) menjelaskan bahwa organik, menurut sepengetahuannya, seperti dianggap oleh orang kebayakan, sebagai non-kimia. Padahal, menurutnya lagi, semua benda adalah kimia. Bahkan air yang murni sekalipun juga adalah bahan kimia. Berdasarkan ini, sang dokter lalu menganggap bahwa organik itu sebetulnya tidak ada karena semua benda memiliki bahan kimia di dalamnya.

Baca juga  Komplikasi pada Anak penderita Diabetes

Mungkin, yang dimaksud oleh dokter tersebut adalah kriteria yang melekatkan antara organik dengan bahan-bahan kimia buatan manusia. Istilah ini memang tidak sepenuhnya keliru meskipun jika dilihat secara luas, arti kata organik menjadi terlalu sempit dan akhirnya terdefinisikan secara keliru.

Samakah organik dengan non-kimia

Namun, jika dikatakan bahwa organik adalah ‘bahan non-kimia’, sepertinya juga tidak tepat, meski kita semua sepakat bahwa kriteria organik dalam suatu makakan adalah mengacu pada tidak ada sama sekali atau sedikitnya tambahan bahan kimia di dalamnya. Dengan begitu, penggunaan istilah organik & non-kimia memang tidak dapat dibenarkan dalam hal-hal tertentu.

Baca juga  Membalikkan Proses Penuaan Fisik

Kriteria lain organik

Dalam pengertian lain, organik diambil dari kata organ, atau suatu benda yang terkait dengan benda-benda lain dalam suatu kesatuan sistem dan fungsi. Dalam pengertian ini, sesuatu bisa dikatakan organik jika sesuatu tersebut merupakan bagian dari sebuah system yang memiliki fungsi. Atau, dapat juga dipahami dengan pengertian bahwa sesuatu dikatakan organik jika hal tersebut dapat memberikan fungsi positif dalam satu kesatuan sistem.

Kriteria organik kedua ini memiliki spectrum pengertian jauh lebih luas dibandingkan dengan yang pertama sebab pada dasarnya, kriteria ini dapat berlaku pada semua aspek kehidupan. Setidaknya, arti kata organik ini dapat memberikan makna-makna positif, saling berkaitan, fleksibel, mudah, tidak merugikan, berasal dari kemampuan sendiri, dan makna positif lainnya.

Baca juga  7 Hal Berbahaya Bagi Penderita Kolesterol Tinggi

Samakah organik dengan non-kimia

Itulah informasi tentang samakah organik dengan non-kimia, semoga bermanfaat untuk Anda.

Silahkan komen disini