Stroke Perdarahan

Stroke perdarahan

Stroke perdarahanPecahnya pembuluh darah otak yang menyebabkan terjadinya penurunan kesadaran ataupun gangguan neurologi lainnya, yang terjadi tiba-tiba dan berlangsung hingga lebih dari 24 jam, dan dapat menyebabkan kematian. Stroke perdarahan otak lebih fatal akibatnya dibanding stroke bukan perdarahan otak. Lebih sering menyerang pria daripada wanita. Mungkin langsung sudah tidak dapat tertolong kendati tindakan medis segera dikerjakan.

Epidemiologi

Angka kejadiannya sekitar 10-15% dari total stroke.

Gejala & Tanda

Gejala stroke perdarahan otak dapat dikenali dengan melihat dua gejala utamanya, yakni kelumpuhan yang disertai dengan gejala penurunan kesadaran. Penurunan kesadaran yang paling dalam muncul sebagai bentuk koma. Pada status ini pasien tidak memberikan respon untuk stimulasi apa pun pada tubuhnya.

Stroke bukan perdarahan atau stroke iskemik umumnya tidak disertai dengan gangguan penurunan kesadaran. Apa pun gejala strokenya, pasien umumnya tetap sadar. Serangan stroke bisa terhadi selagi bergiat, bisa juga sewaktu tidur atau beristirahat.

Sumbatan pada stroke iskemik bisa pada pembuluh darahnya sendiri, bisa juga berasal darai kiriman. Sumbatan kiriman atau emboli terjadi pada saat sedang tidak melakukan aktivitas fisik. Sumbatan kiriman biasanya berasal dari jantung. Mereka yang mengidap gangguan jantung perlu waspada karena sama beresiko terserang stroke iskemik juga jika ada bekuan darah atau lemak yang terlepas dari jantung atau pembuluh darahnya.

Stroke perdarahan

Gejala kelumpuhan tidak harus selalu terjadi. Tergantung di daerah otak bagian mana kerusakan jaringan otak terjadi, gejala stroke mungkin tidak selalu kelumpuhan motorik. Bila perdarahan menimpa otak kecil, gejalanya mungkin lebih pada gangguan berbicara, gerakan bolamata, vertigo tujuh keliling, nyeri kepala hebat, dan muntah-muntah. Mungkin juga tidak sampai pingsan, dan sebagian besar umumnya masih bisa diselamatkan. Seperti :

  1. Penurunan kesadaran.
  2. Gangguan tanda neurologi seperti mulut mencong.
  3. Lumpuh satu sisi tubuh disertai atau tidak oleh kesemutan satu sisi tubuh.
  4. Gangguan menelan.
  5. Gangguan penglihatan.

Terapi/Solusi

Dirawat untuk reperfusi ke daerah otak, mengendalikan factor risiko (factor risiko stroke perdarahan sama dengan stroke iskemik), rehabilitasi, dan mencegah serangan berulang. Selain itu bila ada indikasi dapat dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan darah yang ada di dalam kepala dan menurunkan tekanan di dalam kepala.

Pencegahan

Menghindari factor risiko serangan stroke.

Angak kematian pada penderita stroke perdarahn amatlah tinggi sehingga perlu upaya yang benar untuk pencegahan dan penatalaksanaannya.

Stroke perdarahan

Baiklah, terimakasih anda sudah membaca artikel dengan judul stroke perdarahan semoga bermanfaat.

Silahkan komen disini