obat

Agar Terhindar dari Obat Palsu

obat

Agar Terhindar dari Obat Palsu

Kompas.com – Masih banyaknya obat palsu yang beredar di pasaran membuat konsumen harus lebih jeli membedakan mana  yang layak konsumsi atau tidak.

Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan Badan Pengawas Obatdan Makanan (BPOM) Reri Indriani mengatakan, secara kasat mata obatpalsu memang sulit dibedadakan dari yang asli. Metode terbaik adalah melalui uji laboratorium. Karena itu cara paling sederhana untuk mencegah konsumsi obatpalsu adalah membeli di apotek yang terpercaya.

“Untuk menghentikan peredaran obat palsu juga dibutuhkan pengurangan permintaan dari obatpalsu sendiri. Masyarakat harus lebih cerdas dan kritis,” katanya.

Obat palsu berasal dari limbah obat yang sudah kadaluarsa. Selain tidak akan mengobati penyakit, obat-obatan tersebut justru meracuni tubuh, bahkan menyebabkan kematian.

Dalam acara BPOM Sahabat Ibu yang bertajuk “STOP: Supaya Terhindar (dari) ObatPalsu” di Jakarta, Selasa (28/3/2013), Reri memberikan kiat agar terhindar dari obat palsu.

1. Belilah di tempat penjualan resmi. Obatkeras hanya bisa didapatkan di apotek dengan menggunakan resep dokter, sedangkan obatbebas dan bebas terbatas dapat dibeli di apotek dan toko obat berizin.

2. Periksa label yang tercantum pada kemasan, yang meliputi nomor izin edar obat yang terdiri dari 15 digit, nama obat, nama dan alamat produsen, serta tanggal kadaluarsa produk.

3. Periksa kemasan dengan teliti. Obat harus tersegel dengan baik, warna dan tulisan pada kemasan masih baik, tidak luntur ataupun cacat lainnya.

4. Sampaikan kepada dokter apabila tidak memberikan efek terapi yang diharapkan atau tidak ada kemajuan setelah mengonsumsi obat

Silahkan komen disini