Diabetes Dapat Menyapa Siapa Saja

Diabetes Dapat Menyapa Siapa Saja - www.biosprayid.com

Diabetes Dapat Menyapa Siapa Saja


Diabetes dapat menyapa siapa saja. Siapa yang tidak mengenal penyakit kencing manis atau diabetes melitus (DM) ? Bisa dipastikan  hampir semua orang akan bisa menjawab dengan sangat mudah jika diminta menyebutkan nama teman atau saudara yang mengidap penyakit tersebut. Hal ini menandakan  bahwa diabetes melitus adalah penyakit yang sangat akrab di tengah-tengah masyarakat. Banyaknya literatur kedokteran masa kini yang mengupas tentang diabetes melitus  menunjukkan bahwa pada dasarnya penatalaksanaan diabetes sudah dirumuskan  dengan sangat gamblang. Namun, mengapa jumlah penderita diabetes di Indonesia masih sangat banyak ? pada tahun 2003, penderita diabetes mencapai 8.2 juta orang dimana sebanyak 5.5 juta orang dari jumlah tersebut berasal dari daerah pedesaan. Sumber lain menyebutkan bahwa diperkirakan 1 dari 8 orang di Jakarta mengidap diabetes.
Jika ditelusuri lebih lanjut, penyakit ini sebenarnya tidak muncul begitu saja. Ada beberapa fakta yang secara tidak sadar dimaklumi oleh kebanyakan masyarakat sehingga masalah diabetes dibiarkan terjadi tanpa ada upaya yang sungguh-sungguh untuk mencegah atau mengelolanya dengan baik. Faktor terbesar tentu saja karena minimnya pengetahuan, dan motivasi penderita serta keluarga untuk melakukan perawatan diabetes melitus.

Terkait: Diabetes Sang Silent Killer

Beberapa tahun belakangan, persoalan seputar diabetes beserta penanggulangannya sangat menyita perhatian dunia kedokteran. Mengapa?
Pertama karena jumlah penderita diabetes yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Pada 2004, terdapat 1470 juta penderita diabetes di seluruh dunia. Padahal pada tahun 1994 jumlahnya hanya 100 juta.
Halle Berry, seorang aktris Hollywood peraih Oscar, juga Elizabeth Taylor,  Larry King dan mendiang Elvis Presley adalah penderita diabetes. Beberapa petinggi dan mantan petinggi negara di dunia juga ada yang pernah menderita diabetes. Di Indonesia, ada almarhum KH. Zainuddin MZ yang juga menderita diabetes. Bahkan menurut data WHO, Indonesia menempati urutan keempat jumlah penderita diabetes terbesar di dunia dengan jumlah sekitar 5,6 juta orang (pada tahun 2000). Jumlah kasus ini terus bertambah sejalan dengan perubahan pola makan dan gaya hidup masyarakat, terutama di perkotaan. Jika tidak ada upaya pencegahan, maka jumlah penyandang diabetes diperkirakan akan menjadi 35 juta pada tahun 2030. Jika diabetes di Indonesia berkisar antara 2-8 persen, maka berarti di antara 100 orang Indonesia ada 2-8 orang penderita diabetes yang bisa berasal dari berbagai profesi, suku, agama,  usia, pekerjaan, dan status sosial-ekonomi. Oleh karena itu, salah besar jika ada yang berpendapat bahwa penyakit diabetes hanya untuk orang kaya saja.
Kedua, diabetes akan membuat hidup penderitanya menjadi tidak senyaman dahulu, terutama bagi yang lalai mengatur pola makan dan kontrol gula darah. Belum lagi kemungkinan timbulnya komplikasi yang akan menambah daftar panjang perubahan pola hidup dan jadwal kunjungan ke rumah sakit. Semua itu tentu akan berdampak pada kondisi kekuatan fisik, mental, dan ekonomi dari si penderita maupun  keluarga.

Terkait: Diabetes Tidak BisaDisembuhkan

Penyakit diabetes bisa diturunkan dari orangtua kepada anaknya. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki sejarah penyakit diabetes dalam keluarganya memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi untuk terkena diabetes. semakin dekat hubungan keluarga, semakin besar pula resikonya. Sebuah penelitian di India membuktikan bahwa 50% keturunan dari orangtua yang diabetes juga akan menderita diabetes. Tiga penelitian lain yang dilakukan di Asia juga memberi hasil yang sama.
Fakta baru menunjukkan bahwa mereka yang memiliki ibu penderita diabetes miliki tingkat risiko terkena diabetes sebesar 3,4 kali lipat lebih tinggi, sedangkan mereka yang memiliki ayah penderita diabetes memiliki tingkat risiko 3,5 kali lipat lebih tinggi. Apabila kedua orangtuanya menderita diabetes, mereka memiliki risiko kena diabetes sebesar 6,1 kali lipat lebih tinggi.
Sudah banyak bukti yang menunjukkan bahwa penyakit ini berkaitan erat dengan variasi gen pada satu keluarga. Meski demikian, hingga saat ini para peneliti di dunia belum dapat menentukan variasi gen yang menyebabkan munculnya penyakit diabetes. Beberapa gen yang dicurigai berkaitan erat dengan diabetes adalah:  Calpain (CAPN10),  Peroxisome proliferator-activated receptor-y (PPARy), Inwardly rectifying potassium channel Kir 6.2 (KCNJ11), PPAR y coactivator-1 (PGC-1), Adiponectin (APM1), dan b3-adrenergic receptor (b-AR).
Seseorang beserta keturunannya dengan variasi pada gen-gen tersebut mempunyai peluang yang lebih tinggi untuk terkena diabetes, terutama jika pola makan tidak benar. Itu artinya satu keluarga dalam satu rumah, masing-masing memiliki risiko untuk  mengalami penyakit ini.

Demikian informsi tentang diabetes dapat menyapa siapa saja, semoga bermanfaat untuk Anda.

Silahkan komen disini