Gejala khas diabetes

gejala khas diabetes - www.biosprayid.com

Gejala khas diabetes

Gejala khas diabetes. Gejala adalah hal-hal yang dirasakan dan dikeluhkan oleh penderita, sedangkan tanda-tanda berarti keadaan yang dapat dilihat pada pemeriksaan badan. Ada bermacam-macam gejala diabetes; ada yang termasuk gejala khas diabetes dan yang tidak  termasuk kelompok itu.

Gejala Khas Diabetes

  • Sering buang air kecil dengan volume yang banyak, yaitu lebih sering daripada biasanya, apalagi pada malam hari (poliuri).

Mengapa terjadi poliuri?  Seperti sudah disebutkan sebelumnya, jika kadar gula darah melebihi nilai ambang ginjal (> 180 mg/dl), maka gula akan keluar bersama urine. Untuk menjaga agar urine yang keluar (yang mengandung gula itu) tidak terlalu pekat, tubuh akan menarik air sebanyak mungkin ke dalam urine sehingga urine keluar dalam volume yang banyak dan kencing pun menjadi sering. Dalam keadaan normal, urine keluar sekitar 1,5 liter per hari, tetapi penderita diabetes yang tidak terkontrol dapat memproduksi lima kali jumlah itu. la akan lebih sering buang air kecil, terlebih pada malam hari sehingga bisa mengganggu tidur. Baru tidur sebentar, harus bangun karena ingin buang air kecil. Hal tersebut yang membuat para penderita tak jarang bangun tidur dengan tidak nyaman karena kurang tidur.

  • Sering merasa haus dan ingin minum sebanyak-banyaknya (Polidipsi)

Mengapa terjadi polidipsi? Dengan banyaknya urine yang keluar, badan akan kekurangan air atau dehidrasi. Untuk mengatasi hal tersebut tubuh akan menimbulkan rasa haus sehingga orang ingin selalu minum terutama yang dingin, manis, segar, dan banyak. Tidak jarang, yang dipilih adalah minuman soft drink dingin, menyegarkan, dan manis. Tentu saja hal tersebut akan sangat merugikan karena membuat kadar semakin tinggi. Namun, hal itu biasanya dilakukan oleh seseorang yang awalnya belum sadar bahwa dia menderita diabetes.

  • Nafsu makan meningkat (polifagi) dan merasa kurang tenaga

Mengapa hal ini bisa terjadi? Seperti yang telah diuraikan sebelumnva, jika pada diabetes karena insulin bermasalah, pemasukan gula ke dalam sel-sel tubuh kurang sehingga energi yang dibentuk menjadi kurang. Inilah sebabnya orang merasa kurang tenaga. Selain itu, sel juga menjadi miskin gula sehingga otak juga berpikir bahwa kurang energi itu karena kurang makan, maka tubuh pun kemudian berusaha meningkatkan asupan makanan dengan menimbulkan alarm rasa lapar. Maka, timbullah perasaan selalu ingin makan dan ngemil.

  • Berat badan turun dan menjadi kurus

Ketika tubuh tidak bisa mendapatkan energi yang cukup dari gula karena kekurangan insulin, tubuh akan bergegas mengolah lemak dan protein yang ada di dalam tubuh untuk diubah menjadi energi. Apabila hal tersebut berlangsung cukup lama, maka orang akan tampak kurus dan berat badannya akan turun karena masaa lemak dan protein yang tersimpan di jaringan otot dan lemak menyusut. Dalam sistem pembuangan urine, penderita diabetes yang tidak terkendali bisa kehilangan sebanyak 500 gram glukosa dalam urine per 24 jam (setara dengan 2000 kalori per hari hilang dari tubuh). Hal ini tentu saja akan banyak mengurangi berat badan.

Gejala badan menjadi kurus ini terkadang malah dianggap sebagai suatu berkah bagi orang yang obesitas yang telah lama menginginkan agar berat badannya turun setara drastis. Dengan anggapan seperti itu, penderita tidak akan segera datang ke rumah sakit untuk memeriksakan diri. Oleh karena itu, penurunan berat badan yang drastis tanpa didahului dengan upaya diet yang benar dan signifikan dalam waktu dua bulan perlu dicurigai sebagai tanda awal diabetes.

Gejala Lain

Gejala khas diabetes - www.biosprayid.com

Di samping gejala-gejala klasik, ada pula gejala lain dari penyakit diabetes yang biasanya disebabkan oleh komplikasi yang sudah terjadi. Penderita diabetes dewasa dan berusia lanjut seringkali tidak menunjukkan gejala klasik yang jelas. Gejala yang ditunjukkan karena komplikasi dan yang paling sering dikeluhkan adalah kaki kesemutan, gatal-gatal, atau luka yang tidak kunjung sembuh. Paling merisaukan adalah gatal di daerah selangkangan (pruritus vulva).

Keluhan yang sama dapat terjadi pada laki-laki ketika ujung penis menjadi terasa sakit (balanitis). Kulit luar kemaluan dapat menebal (phimosis) sehingga mencegah kulit tersebut tertarik kembali seperti semula dan sulit untuk menjaga penisnya tetap bersih.

Masalah yang terjadi pada alat kelamin merupakan hasil dari proses infeksi jamur tertentu, terutama candida, yang berkembang karena konsentrasi tinggi glukosa di wilayah tersebut. Jika dapat menjaga urine bebas dari glukosa dengan kontrol diabetes yang baik, gatal dan nyeri biasanya akan hilang. Krim anti jamur dari dokter dapat mempercepat penyembuhan, tetapi hanya akan berlaku ketika glukosa hilang dari urine. Oleh karena itu, kontrol gula darah menjadi solusi pertama yang harus dijalani.

Silahkan komen disini