Mengenal Diabetes Melitus Dalam Keluarga Sejak Dini

Mengenal Diabetes Melitus Dalam Keluarga Sejak Dini - www.biosprayid.com

Mengenal Diabetes Melitus Dalam Keluarga Sejak Dini

Mengenal diabetes melitus dalam keluarga sejak dini. Jika mayoritas masyarakat sudah mengenal penyakit kencing manis, mungkin belum banyak yang mengenal istilah diabetes melitus (DM), padahal keduanya adalah identik. DM sering juga disebut dengan “sakit kencing manis” karena di dalam air kencing (urine) penderita memang terdapat gula yang rasanya manis. Sementara pada keadaan normal, urine tidak mengandung gula dan tentunya tidak terasa manis.

Terkait: Diabetes Dapat Menyapa Siapa Saja
Pengetahuan yang memberikan gambaran tentang penyakit DM sudah ketahui dan dituliskan sejak 1550 SM, yaitu dari papirus Mesir Kuno yang berhasil dibaca oleh sarjana Ebers dari Lerman. Beratus-ratus tahun kemudian, orang baru bisa membuktikan bahwa urine dari penderita DM terasa manis. Selain urine yang terasa manis, gejala lainnya adalah sering buang air kecil dengan jumlah yang sangat banyak. Kemudian pada tahun 400 SM, seorang penulis India bernama Sushratha menamakan penyakit tersebut dengan penyakit kencing madu (honey urine disease). Runutan sejarah inilah yang kemudian mendasari munculnya istilah Diabetes Melitus. Diabetes artinya “air yang mengucur terus-menerus dari suatu saluran”, dan melitus artinya manis seperti madu”.
Pada abad ke-17, baru diketahui bahwa rasa manis itu dikarenakan adanya gula di dalam urine. Satu abad kemudian (abad ke-18), baru diketahui bahwa kadar dalam darah yang terkandung pada penyakit DM cukup tinggi. Pada abad ke-19, diketahui bahwa penyebabnya adalah masalah yang menyangkut zat yang disebut insulin. Kemudian setelah lebih dari seratus tahun (tahun 1921), akhirnya dapat dibuat insulin untuk pengobatan.

Terkait: Diabetes Sang Silent Killer

Sebelum ditemukan pengobatan dengan suntikan insulin (1922), diabetes merupakan penyakit yang mengerikan dan cepat membawa kematian. Namun sepertinya hal itu tidak berlaku lagi saat ini karena banyak dari penderita DM yang hidup dengan normal seperti yang lain. Epie Suryono telah membuktikannya dalam buku Kisah Nyata: Lebih dari 28 Tahun Hidup Bersama Diabetes.
Berangkat dari pendapat yang menyatakan bahwa diabetes disebabkan oleh produksi insulin yang kurang, maka untuk pertama kali (tahun 1955) dibuat obat yang dapat merangsang produksi insulin oleh pankreas, yaitu obat golongan sulfornilure Sementara itu pada 1960-1970, sudah dapat dibuktikan bahwa ternyata pada kasus-kasus diabetes dengan obesitas, kadar insulin tidak kurang jumlahnya.

Demikian informsi tentang mengenal diabetes melitus dalam keluarga sejak dini, semoga bermanfaat untuk Anda.

Silahkan komen disini